Jatuh



Ketika senja beranjak samar
Aku pikir rinduku akan ikut meredup
Nyatanya tidak
Justru semakin benderang
Bak purnama yang menghiasi malam

Aku yang tak pernah berani bertatap mata denganmu
Hanya bisa mengiba ketika Dia memelukkan
Rinduku di lengan-lenganmu

Dalam malam yang dingin ini
Aku berbicara dalam doa kepada Dia
Untuk tidak menjatuhkanmu
Sebab aku adalah manusia yang terjatuh dalam butuh
Aku membutuhkanmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Oishii Ramen, Ramen Paling Familiar di Lidah Masyarakat Purworejo

Pembajakan Buku di Masa Pandemi

Tatap Mata